Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label MATEMATIKA

Logaritma

Pengertian Logaritma Logaritma adalah invers dari perpangkatan, yaitu mencari pangkat dari suatu bilangan pokok sehingga hasilnya sesuai dengan yang telah diketahui.  Misalkan α adalah bilangan positif (α>0) dan g adalah bilangan positif yang tidak sama dengan 1 (0 < g < 1 atau g > 1). glog α=x jika dan hanya jika gx = α ......... (1-14) Keterangan : g disebut bilangan pokok atau basis logaritma, dengan ketentuan 0 < g < 1 atau g > 1 (g > 0 dan g ≠ 1).  Jika g = 10, bilangan pokok ini biasanya tidak dituliskan. Jadi, 10log 2 ditulis log 2. Jika g = e (e ≃ 2,7128. . .) maka elog α ditulis sebagai ln α (dibaca : logaritma natural dari α), yaitu logaritma dengan bilangan pokok e.  α disebut numerus, yaitu bilangan yang dicari logaritmanya, dengan ketentuan α>0 x disebut hasil logaritma, nilainya dapat positif, nol, atau negatif  Bentuk gx = α dan  x = glog α merupakan dua pernyataan yang ekuivalen (setara),  ...

Bentuk akar

Bentuk Akar Pangkat pecahan dan bentuk akar Bilangan berpangkat pecahan sering dikaitkan dengan bentuk akar bilangan positif. Perhatikan bentuk- bentuk berikut 32= 9 dapat dituliskan 3=9 33= 27 dapat dituliskan 3=27 34=81 dapat dituliskan 3= 427, dan seterusnyan Secara umum dapat didefinisikan : jika a dan b bilangan nyata serta n bilangan bulat, maka :                      bn = a = b =na Berikut ini yang perlu diperhatika dalam penarikan akar Jika a > 0, maka na > 0 Jika a < 0 dan  n ganjil, maka na < 0 Jika a < 0 dan n genap, maka na tidak ada nilainya. Bentuk na  disebut bentuk akar apabila n bulat positif. Bentuk akar dapat dilambangkan dalam bentuk pangkat pecahan. Adapun hubungan bentuk akar dengan pangkat pecahan adalah sebagai berikut. a1/n = na dengan a bilangan nyata ( positif untuk n genap) dan n bilangan asli Operasi aljabar pada bentuk akar Menyederhanakan bentuk akar Be...

Microteaching matematika materi fpb dan kpk